BEM FPIK Undip sejak empat tahun silam memiliki desa binaan yang terletak di Kabupaten Demak, provinsi Jawa Tengah. Dalam perjalanannya, desa binaan menjadi tempat pengabdian mahasiswa/i FPIK undip di berbagai bidang. Proses keberlangsungan selama empat tahun ini yaitu, 

Bidang pendidikan

Pendidikan mulai disoroti sejak tahun awal BEM FPIK di Desa Timbulsloko. Pada awalnya desa binaan ini dimulai tahun 2015. Ditahun awal dirintisnya desa binaan ini fokus pendidikan masih dalam pengembangan pendidikan formal. Ditahun 2016 pendidikan formal masil menjadi fokus utama dalam pengembangan pendidikan di desa binaan. Pendidikan formal yang dikembangkan yaitu di SD Negeri Timbulsloko 1 dan SD Negeri Timbulsloko 2. Setiap dua minggu sekali KDIMAS BEM FPIK beserta DIMASTER (Volunteer KDIMAS) bekerjasama dengan pihak sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Di tahun berikutnya yaitu 2017, pendidikan formal yang selama ini menjadi fokus utama di pendidikan tetap dilakukan, bedanya dari tahun sebelumnya adalah pengembangan sekolah non-formal mulai dilakukan di periode kedua kepengurusan. Kegiatan mengajar di sekolah non-formal ini dilakukan setiap dua minggu sekali.

Di tahun ini, langkah awal dalam pengembangan bidang pendidikan dilakukan dengan pemberian penyuluhan berkaitan pentingnya pendidikan bagi anak-anak kepada masyarakat Timbulsloko, Demak. Kemudian untuk sekolah non-formal sudah mulai terangkat dari pembinaan tahun lalu, pengawalan bina desa tahun ini menjadi salah satu bentuk keberlanjutan dari tahun sebelumnya. Sekolah non-formal ditahun ini menjadi fokus utama dalam pengembangan bidang pendidikan. Sekolah non formal atau sering disebut sekolah pesisir dilakukan setiap hari minggu disetiap minggunya dengan pelaksanaanya bekerjasama dengan HIMPUNAN, UKMF dan KS. Meskipun sekolah non-formal menjadi fokus utama namun sekolah formal tetap dilaksanakan dengan intensitas yang berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu dilaksanakan satu kali dalam satu bulan. Pengembangan pendidikan tahun ini mengarah pada pendidikan non-formal, wadah pengembangan minat bakat diperlukan bagi pemicu kreatifitas dan keaktifan bagi anak-anak. Sebagaimana sekolah pesisir akan terus dilaksanakan demi terwujudnya pendidikan diluar dari kegiatan formal di sekolah dasar.

Bidang Sosial Masyarakat

Jika dilihat dari bidang sosial masyarakat desa Timbusloko, terdapat beberapa komunitas salah satunya komunitas anak pantai. Komunitas anak pantai ini terdiri dari remaja dan masyarakat umum dari beberapa dukuh dalam desa Timbulsloko. Komunitas ini membantu dalam pelaksanaan program yang dilakukan oleh desa. Selain komunitas , ada pula karang taruna yang sebagian besar anggotanya merupakan remaja. Karang taruna ini juga membantu dalam pelaksanaan program desa yang berkaitan dengan remaja setampat. Ditahun ini, kerjasama dengan komunitas anak pantai dan karang taruna dilaksanakan dalam beberapa program seperti pembuatan tambak dan perawatan taman baca. Ditahun 2015-2017 kerjasama ini belum pernah dilakukan menginggat karang taruna yang sempat vacum dan komunitas anak pantai yang baru terbentuk 2 tahun terakhir ini.  

Di desa Timbulsloko juga ada perkumpulan ibu-ibu PKK. Tradisi yang dilakukan ibu-ibu PKK disetiap minggunya adalah melakukan kumpul bersama dan melakukan pengajian bersama yang digilir setiap minggunya. Ditahun ini bekerjasama dengan ibu-ibu PKK dalam penyuluhan pentingnya pendidkan bagi anak-anak. Kerjasama ditahun sebelumnya pernah dilakukan seperti ditahun 2016-2017 dalam cek kesehatan gratis.

Bidang Lingkungan

Di bidang lingkungan pernah menjadi salah satu fokus bidang yang di jalankan oleh KDIMAS BEM FPIK. Salah satu yang dilakukan adalah bekerjasama dengan warga setempat dalam pembersihan desa setempat . ditahun 2015-2018 upaya dalam hal lingkungan dilakukan seperti bersih-bersih lingkungan sekitar atau sering di sebut kerja bakti dan grebeg masjid atau membersihkan tempat-tempat ibadah seperti masjid yang ada dilingkungan sekitar desa.

Bidang Ekonomi

Mulai ditahun 2017, penyuluhan hasil perikanan dilakukan dalam upaya meningkatkan hasil perikanan desa Timbulsloko. Penyuluhan ini diharapkan warga dapat mengolah hasil perikanan sehingga memiliki harga jual yang lebih ekonomis. Sedangkan ditahun 2018 ini,  peningkatan ekonomi warga bersama karang taruna dengan pembentukan lokasi tambak di aliran sungai tenang di depan rumah warga, pemanfaatan sungai dapat berguna sebagai ladang pendapatan masyarakat, terlebih hasil dari panen tambak diolah menjadi produk diversifikasi perikanan yang memiliki harga jual yang lebih tinggi.

Bidang Kesehatan

Bidang kesehatan pernah menjadi salah satu fokus pengembangan desa binaan. Hal ini terjadi ditahun 2016-2017. Pengembangan desbin di tahun sebelumnya terutama dibidang kesehatan dilakukan dengan adanya pengecekan kesehatan gratis. Ditahun 2016 pengecekan kesehatan gratis ini bekerjasama dengan fakultas kedokteran UNDIP. sedangkan di tahun 2017 dilakukan pengobatan gratis yang bekerjasama dengan BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia). Ditahun 2018 ini, bidang kesehatan tidak menjadi salah satu fokus utama karena sudah adanya POLINDES (Pondok Bersalin Desa) yang berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat desa, baik bersalin ataupun pengobatan biasa.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *